Description
Cikarang, HanTer - Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mencatat 890,5 dari 14.356 hektare lahan persawahan pada musim tanam 2016/2017 terendam banjir di 11 kecamatan.
"11 kecamatan itu di antaranya kecamatan Cibitung 0,5 hektare, Tambun Utara 165 hektare, Babelan 173 hektare, Kecamatan Tarumajaya 55 hektare, Kecamatan Tambelang 77 hektare," kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi Agus Trihono, Selasa (28/2/2017).
Kemudian Kecamatan Sukawangi 41 hektare, Sukakarya 94 hektare, Pebayuran 15 hektare, Cabangbungin 47 hektare serta Muaragembong menjadi Kecamatan terparah terdampak banjir yaitu sebanyak 222 hektare.
Daerah persawahan itu terendam air dengan ketinggian 10-50 centimeter namun dari 890,5 hektare hanya yang terencam gagal panen hanya 179,25 hektare karena puso.
"Yang puso itu karena terendam air terlalu lama yang terparah itu di Tambelang 52 hektare, Cabangbungin 33,8 hektare dan Sukawangi 31,95 hektare," katanya.
Menurut dia banjir yang melanda 11 kecamatan itu tidak dapat diantisipasi sebelumnya sehingga penanganannya cukup sulit.
Untuk itu guna mengurangi beban masyarakat petani Dinas Pertanian melakukan subsidi benih padi bagi petani yang ingin membelinya sebagai bentuk kepedulian sosial mengingat Kabupaten Bekasi merupakan lumbung padi masyarakat Jawa Barat.
Petani hanya perlu mengeluarkan uang guna membeli bibit padi Rp2.500 perkilogram.
Dengan harga sebesar itu petani sudah dapat mulai melakukan tanam ulang.
Dinas Pertanian juga menyarankan petani untuk mengikuti program pemerintah agar mengasuransikan lahan sawahnya untuk meminimalkan kerugian.
(Ant)
| Credibility: |
 |
 |
0 |
|
Leave a Comment