Description
Heibogor.com - Puluhan rumah terendam Banjir di Kampung Kebon Kopi, Kelurahan Puspanegara, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor. Tak hanya rumah warga, banjir juga telah merendam dua sekolah negeri dan satu geduung Balai Kesejahteraan Sosial (BKS) Kabupaten Bogor, Selasa (08/03/16) malam. Ketinggian air yang semula hanya 70 centimeter, kini telah mencapai 120 centimeter.
Menurut keterangan salah seorang warga Ling (32) mengatakan kepada heibogor.com, banjir yang menimpa puluhan rumah dikampung saya ini sudah sering terjadi, terlebih saat memasuki musim hujan. Meskipun hujan turun dengan intensitas kecil, namun tetap saja banjir sering terjadi di Kampung Kebon Kopi.
"Air mulai merendam permukiman warga sejak Selasa (08/03/16) sekitar pukul 19.00 WIB. Diduga air yang datang secara tiba-tiba ini dikarenakan meluapnya Sungai Cibeureum hingga merendam pemukiman warga. Banjir sudah terjadi untuk yang keempat kalinya,” ujarnya.
Hal senada diucapkan oleh Penjaga Sekolah SDN Puspanegara 03 Ridwan Nurdiansyah kepada heibogor.com, banjir seperti ini sudah sering terjadi sejak satu tahun yang lalu, dan biasanya menimpa pemukiman warga, dua sekolah negeri serta gedung BKS. Adapun penyebab banjir dikarenakan Sungai Cibeureum yang dangkal dan banyaknya bangunan yang berdiri di bantaran sungai," ujarnya.
Dulu, lanjut Ridwan, kampung kami ini tidak pernah terkena banjir, namun semenjak banyaknya bangunan yang berdiri di bantaran sungai banjir pun semakin sering terjadi. "Ada enam ruang kelas di dua sekolah yang terendam banjir saat ini. Tak jarang saat banjir terjadi di malam hari, keesokkan harinya pihak sekolah dengan terpaksa meliburkan para siswanya. Tentunya hal ini dapat mengganggu kegiatan belajar dan mengajar,” jelasnya.
Ridwan berharap Pemerintah Daerah (Pemda) dalam hal ini Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Bogor untuk segera menormalisasi Sungai Cibeureum, sebelum terjadi banjir susulan. “Kami kemarin sempat senang dengan adanya pengumuman dari Polsek Citeureup bahwa akan ada pengerukan sungai, namun sampai saat ini belum juga terealisasikan," pungkasnya.
Sementara itu, salah satu petugas BKS Nanang mengatakan kepada heibogor.com, melihat banjir yang sering melanda perkampungan, sarana pendidikan, dan bangunan milik Pemkab Bogor tersebut, sudah sepatutnya Pemkab Bogor dalam hal ini Dinas Bina Marga untuk segera bertindak dalam mengatasi banjir di Kampung Kebon Kopi.
"Kami dan warga berharap segera dilakukan normalisasi Sungai Cibeureum karena dangkalnya sungai tersebut mengakibatkan banjir di lingkungan ini,” ujarnya. Berdasarkan pantauan dari heibogor.com, banjir mulai surut sejak Rabu (09/03/16) pagi sekitar pukul 06.00 WIB dan warga pun terlihat mulai membersihkan rumahnya dari kotoran paska banjir.
| Credibility: |
 |
 |
0 |
|
Leave a Comment